7 Cara Mudah Merawat Anggrek Bulan Agar Tetap Segar dan Tidak Cepat Layu
1. Perhatikan Intensitas Cahaya Matahari
Anggrek bulan menyukai cahaya yang terang namun tidak langsung. Meletakkannya di bawah sinar matahari terik secara langsung akan membuat daunnya terbakar (muncul bercak kuning atau cokelat).
-
Tips: Letakkan di dekat jendela yang menghadap ke timur atau beri naungan berupa jaring peneduh (paranet).
2. Atur Jadwal Penyiraman yang Tepat
Kesalahan umum pemula adalah menyiram anggrek terlalu sering. Akar anggrek membutuhkan sirkulasi udara; jika terlalu basah, akar akan membusuk.
-
Cara: Siramlah hanya saat media tanam mulai terasa kering (biasanya 1–2 kali seminggu). Pastikan air tidak mengendap di ketiak daun karena bisa menyebabkan pembusukan batang.
3. Gunakan Media Tanam yang Porous
Jangan gunakan tanah biasa. Anggrek bulan membutuhkan media yang memungkinkan akar "bernapas". Campuran yang ideal meliputi:
- Potongan kulit kayu (pine bark)
- Moss hitam atau putih
- Arang kayu
- Pecahan batu bata
4. Jaga Kelembapan dan Sirkulasi Udara
Anggrek bulan berasal dari lingkungan tropis yang lembap. Namun, kelembapan tinggi tanpa sirkulasi udara yang baik akan memicu jamur. Jika Anda berada di wilayah dengan suhu tinggi, Anda bisa menggunakan jasa florist di kota Bandung untuk mendapatkan rekomendasi jenis anggrek yang paling adaptif dengan suhu ruangan Anda.
5. Pemupukan Secara Teratur
Untuk mendukung pembungaan, berikan pupuk khusus anggrek dengan kadar NPK seimbang.
- Dosis: Gunakan dosis rendah (misalnya setengah dari takaran kemasan) namun rutin seminggu sekali.
- Waktu: Lakukan pemupukan di pagi hari saat stomata daun sedang terbuka.
6. Jaga Suhu Ruangan Tetap Stabil
Anggrek bulan menyukai suhu yang sejuk namun stabil. Hindari menaruh pot anggrek tepat di depan hembusan AC atau di area yang terlalu panas seperti di atas mesin cuci atau dekat kompor. Suhu yang ekstrem akan membuat bunga cepat rontok (bud blast).
7. Pemangkasan Tangkai Bunga yang Layu
Jangan ragu untuk memotong tangkai bunga jika semua bunga sudah layu. Potonglah di atas "ruas" atau buku kedua dari bawah. Cara ini akan merangsang tanaman untuk menghemat energi atau bahkan menumbuhkan tangkai bunga baru yang lebih kuat di musim berikutnya.